Ia menambahkan, keterlibatan Pertamina tidak sebatas dukungan sponsorship. Perusahaan ingin menjadi bagian dari ekosistem balap nasional yang melibatkan pembalap, penggemar, komunitas otomotif, hingga pelaku industri balap.
Dukungan tersebut juga diwujudkan melalui penggunaan Pertamax Turbo oleh seluruh tim yang berlaga pada Pertamina MRS 2026.
“Pertamax Turbo adalah salah satu produk yang digunakan dalam gelaran ini, bahkan sudah digunakan untuk Safety Car di ajang balap internasional MotoGP. Hal ini merupakan bukti bahwa produk Pertamina hasil karya anak bangsa telah terbukti memiliki kualitas yang baik,” tegas Baron.
Kolaborasi untuk Membangun Ekosistem Balap Nasional
Direktur Operasional Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Donny Mahardjono, mengatakan pengembangan motorsport nasional membutuhkan dukungan infrastruktur dan sumber daya manusia yang memenuhi standar internasional.
Menurutnya, keberadaan Sirkuit Mandalika memberikan kesempatan bagi pembalap, tim, penyelenggara, dan tenaga pendukung untuk memperoleh pengalaman dalam lingkungan kompetisi profesional.
“Pertamina MRS merupakan level tertinggi Kejuaraan Nasional balap motor Indonesia, bukan hanya sekadar balapan, namun suatu wadah dan momentum melakukan pembinaan bagi para pembalap, tim, maupun para pelaku balapan,” tuturnya.
Donny menjelaskan, proses pembinaan membutuhkan kerja sama berbagai pihak serta dukungan penyelenggaraan kompetisi secara konsisten. Dalam hal ini, MGPA berperan menyiapkan fasilitas sirkuit, infrastruktur, serta tenaga pendukung dengan kompetensi nasional dan internasional.

