Teknologi tersebut menjadi bagian dari pengembangan mobilitas berbasis hidrogen yang ingin diperkenalkan Kawasaki sebagai alternatif untuk kendaraan masa depan.
Kawasaki juga berencana mengembangkan sistem navigasi khusus untuk Corleo. Sistem ini nantinya dirancang mampu mendeteksi berbagai kondisi lingkungan, mulai dari cuaca, suhu, kondisi permukaan tanah, hingga keberadaan satwa liar.
Informasi yang diperoleh sistem navigasi akan ditampilkan melalui panel instrumen dan perangkat pintar sehingga pengendara dapat mengetahui kondisi lingkungan di sekitarnya.
Kawasaki Targetkan Komersialisasi Corleo pada 2035
Proyek Corleo dipimpin oleh tim Safe Adventure Business Development Kawasaki. Tim tersebut melapor secara langsung kepada Presiden Kawasaki Heavy Industries.
Kawasaki menargetkan komersialisasi penuh Corleo sekitar 2035. Artinya, kendaraan robotik ini masih berada dalam tahap pengembangan sebelum benar-benar dipasarkan kepada konsumen.
Pengembangan Corleo juga berkaitan dengan konsep Safe Adventure, yaitu gagasan untuk membuat kawasan pegunungan dapat dinikmati dengan lebih aman sekaligus tetap menghormati kelestarian alam.
Konsep tersebut mendukung tiga bidang fokus dalam Kawasaki Group Vision 2030, yakni masyarakat yang aman, terjamin, dan terhubung jarak jauh; mobilitas masa depan; serta solusi energi dan lingkungan.
Melalui proyek ini, Kawasaki ingin memperlihatkan bagaimana mobilitas berbasis hidrogen dapat menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari pada masa mendatang.
Managing Director Kawasaki Motors Europe, Shigemi Tanaka, mengatakan Corleo mencerminkan kemampuan teknologi perusahaan sekaligus komitmennya terhadap pengembangan mobilitas yang lebih berkelanjutan.

