Komitmen transfer teknologi juga dinilai penting untuk mendukung pencapaian target tersebut. Melalui kerja sama dengan produsen dan pemilik teknologi, pelaku industri dalam negeri diharapkan dapat meningkatkan kemampuan produksi serta penguasaan teknologi kendaraan listrik.

Pemerintah Dorong Penggunaan Produk Lokal

Sarmuji menyampaikan pemerintah akan terus mendorong pelaku industri agar mengutamakan penggunaan produk dalam negeri. Pengawasan terhadap pemenuhan TKDN juga akan dilakukan agar ketentuan tersebut dapat diterapkan sesuai aturan.

Pemenuhan TKDN tidak hanya berkaitan dengan lokasi produksi kendaraan, tetapi juga persentase nilai komponen dalam negeri yang digunakan dalam proses produksi sesuai metode penghitungan yang berlaku.

Karena itu, peningkatan kandungan lokal membutuhkan kesiapan pemasok komponen, kemampuan manufaktur, sumber daya manusia, serta pengembangan teknologi pendukung kendaraan listrik.

Langkah tersebut diharapkan memberikan dampak lebih luas terhadap industri nasional, termasuk membuka peluang bagi perusahaan lokal untuk masuk ke dalam rantai pasok kendaraan listrik.

Pelemahan Rupiah Beri Dampak Berbeda bagi Industri Manufaktur

Selain membahas kesiapan industri kendaraan listrik, Sarmuji turut menanggapi pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Menurutnya, perubahan nilai tukar memberikan dampak yang berbeda terhadap setiap sektor manufaktur. Pengaruhnya bergantung pada orientasi pasar penjualan dan ketergantungan industri terhadap bahan baku impor.