Erick juga menekankan pentingnya menjaga keberlangsungan klub peserta. Menurutnya, kompetisi harus dikelola secara hati-hati agar klub dapat terus berpartisipasi tanpa terhambat persoalan yang membuat mereka berhenti di tengah jalan.

“Kami juga ingin memastikan klub-klub ini bisa berjalan dengan baik. Jangan sampai ada persoalan yang membuat klub berhenti di tengah jalan. Itu yang sering saya sampaikan dan menjadi alasan PSSI sangat berhati-hati,” ia menegaskan.

Enam Klub Bersaing di Liga Putri Indonesia 2026/2027

Liga Putri Indonesia 2026/2027 diikuti enam klub, yaitu:

  1. Garudayaksa FC

  2. Persita

  3. Persikad

  4. Dewa United Banten FC

  5. Persija Jakarta

  6. FC Bekasi City

Kompetisi direncanakan berlangsung hingga 30 Januari 2027. Rangkaian pertandingan mencakup fase reguler, semifinal, perebutan tempat ketiga, hingga laga puncak.

Melalui kompetisi ini, PSSI berharap semakin banyak pemain perempuan memperoleh kesempatan untuk menunjukkan kemampuan dan berkembang di level kompetitif. Keberlangsungan liga selama lima tahun juga diharapkan menjadi fondasi bagi pembinaan sepak bola putri Indonesia.

Target menembus Piala Dunia yang disampaikan Erick menjadi salah satu harapan jangka panjang bagi Timnas Putri Indonesia, dengan peningkatan daya saing di Asia Tenggara sebagai salah satu sasaran yang ingin dicapai.