Menurutnya, kondisi tersebut merupakan hal yang normal dan terjadi dari tahun ke tahun di sejumlah pasar. Namun, situasi saat ini berbeda karena adanya peningkatan biaya memori.

“Itu adalah hal yang normal dan terjadi dari tahun ke tahun di beberapa pasar, yang menyebabkan kondisi saat ini menjadi tidak normal adalah biaya memori,” tambahnya.

Harga Memori Berdampak pada Biaya Produksi HP

Don mengatakan harga memori yang melonjak hingga sekitar 10 kali lipat memberikan dampak signifikan terhadap biaya produksi smartphone.

Menurut dia, kondisi tersebut menjadi faktor yang mendorong kenaikan harga perangkat lebih tinggi dibandingkan kondisi normal. Dalam jangka pendek, biaya memori juga menjadi salah satu faktor utama yang menentukan harga smartphone di pasar.

Ia menilai situasi tersebut dapat mereda apabila anomali harga memori mulai terkoreksi.

“Ketika anomali harga tersebut terkoreksi, saya pikir kita akan kembali ke kurva harga dan biaya produksi yang normal,” tutup Don.

Sementara itu, Qualcomm melihat permintaan perangkat tetap tinggi seiring berkembangnya teknologi agentic AI. Perubahan tersebut dinilai turut menjaga kebutuhan konsumen terhadap perangkat dengan kemampuan komputasi yang semakin tinggi.