Pemerintah AS juga menyoroti lingkungan hukum China yang dinilai memungkinkan otoritas negara meminta kerja sama perusahaan swasta dalam urusan keamanan nasional.

Meski demikian, kekhawatiran mengenai potensi akses data perlu dibedakan dari bukti bahwa data pemerintah tertentu benar-benar telah diambil atau disalahgunakan. Kebijakan pembatasan tersebut merupakan langkah pengamanan berdasarkan penilaian risiko yang disampaikan pemerintah AS.

DeepSeek Jadi Sorotan Industri AI Global

DeepSeek merupakan perusahaan kecerdasan buatan asal China yang menarik perhatian industri teknologi internasional setelah memperkenalkan chatbot berkinerja tinggi dengan biaya pengembangan yang relatif rendah pada Januari 2025.

Kemunculan DeepSeek meningkatkan perhatian terhadap kemampuan perusahaan AI China dalam bersaing dengan pengembang model kecerdasan buatan dari Amerika Serikat.

Perkembangan model AI dengan biaya lebih efisien juga memicu diskusi mengenai strategi pengembangan teknologi, kebutuhan komputasi, dan persaingan antarperusahaan dalam menghadirkan layanan yang semakin canggih.

Dalam naskah sumber, DeepSeek disebut meluncurkan model V4 pada April 2026 dan memperbaruinya pada awal Oktober agar lebih cepat, ringan, serta efisien. Informasi mengenai nama versi dan jadwal peluncuran tersebut perlu dikonfirmasi melalui pengumuman resmi perusahaan sebelum diterbitkan.

AS Tuduh Perusahaan AI China Meniru Teknologi Pesaing

Selain persoalan keamanan data, persaingan AI antara AS dan China juga diwarnai tuduhan mengenai pengembangan model dan penggunaan kemampuan teknologi pesaing.