Karena itu, proses pendinginan dan pemantauan lanjutan menjadi bagian penting dalam penanganan kebakaran. Petugas perlu memastikan tidak ada bara yang tersisa dan berpotensi memicu kebakaran kembali.
Dalam kunjungan tersebut, Al Haris mengajak masyarakat untuk turut mendoakan agar kondisi kemarau dan karhutla di Provinsi Jambi segera berlalu. Ia berharap cuaca semakin mendukung sehingga petugas dapat lebih mudah mengendalikan api dan masyarakat kembali menikmati udara yang bersih dan sehat.
Berdasarkan pantauan petugas, titik api di kawasan TNBS dan Tahura dilaporkan telah menyatu. Upaya pemadaman kini dilakukan melalui sejumlah posko, dengan personel yang bergerak dari kawasan TNBS dan tim lainnya dari kawasan Tahura.
Koordinasi antarpersonel serta dukungan berbagai pihak diharapkan dapat mempercepat penanganan karhutla dan mencegah api meluas ke kawasan hutan maupun lahan lainnya.

