Pencapaian tersebut memperlihatkan kemampuan sistem untuk mengendalikan banyak robot humanoid dalam satu pertunjukan. Tantangannya bukan hanya membuat setiap robot mampu bergerak, tetapi juga menjaga konsistensi gerakan dan koordinasi antarmesin.

Seluruh Robot yang Tampil Merupakan Produk Massal

AgiBot menyatakan seluruh unit Expedition A3 yang mengikuti tantangan rekor merupakan model produksi massal. Artinya, robot yang tampil bukan perangkat khusus yang dibuat hanya untuk kebutuhan demonstrasi.

Konsistensi perangkat keras dan pengendalian gerakan menjadi faktor penting dalam pertunjukan tersebut. Ketika banyak robot bergerak bersamaan, perbedaan posisi maupun waktu pelaksanaan gerakan dapat memengaruhi keteraturan formasi.

Keberhasilan mengoordinasikan 110 unit sekaligus juga menjadi demonstrasi kemampuan teknologi kendali kelompok dalam skala besar. Meski demikian, pertunjukan yang berhasil tidak dengan sendirinya membuktikan bahwa robot telah mampu menjalankan seluruh pekerjaan di lingkungan nyata tanpa pengawasan.

Robot AgiBot Disiapkan untuk Layanan Publik dan Pariwisata

Setelah pertunjukan pemecahan rekor, robot Expedition A3 tersebut direncanakan untuk digunakan dalam sejumlah bidang, termasuk layanan publik, pertunjukan wisata, kegiatan pendidikan, dan penelitian.

Dalam sektor pariwisata, robot humanoid dapat dimanfaatkan untuk pertunjukan atau penyampaian informasi kepada pengunjung. Sementara itu, di layanan publik, robot berpotensi membantu memberikan petunjuk arah, informasi dasar, dan dukungan pelayanan tertentu.