Grok for Government Dukung Logistik dan Analisis

Sementara itu, Grok for Government akan memanfaatkan jaringan satelit Starshield AI milik SpaceX yang menggunakan teknologi Starlink.

“Grok for Government dari Starshield AI akan memberikan peningkatan produktivitas langsung kepada prajurit, kesinambungan pengetahuan yang lebih kuat, dan kolaborasi yang lebih aman dan efisien,” kata Departemen Pertahanan dalam siaran persnya, Senin (31/8).

Grok for Government ditujukan untuk membantu pekerjaan secara lebih cepat dan presisi dalam berbagai konteks operasional.

Contohnya adalah analisis riset pasar untuk bagian pengadaan serta manajemen rantai pasok untuk bagian logistik. Dengan demikian, pemanfaatan AI tidak hanya diarahkan untuk tugas administratif, tetapi juga mendukung berbagai aktivitas operasional Departemen Pertahanan.

Anthropic Sempat Berselisih dengan Pentagon

Sebelumnya, Pentagon juga meminta Claude dari Anthropic untuk bekerja sama. Namun, Anthropic menolak memberikan akses tanpa batas dan tetap mempertahankan sejumlah batasan keselamatan pada teknologi AI mereka.

Perselisihan tersebut membuat model Claude milik Anthropic tidak dimasukkan ke dalam portal GenAI.mil. Pentagon kemudian mengalihkan kerja sama kepada OpenAI dan xAI.

Langkah tersebut menunjukkan semakin besarnya peran perusahaan AI dalam pengembangan kemampuan teknologi Departemen Pertahanan AS.

Pentagon Gandeng Perusahaan Teknologi Besar

Selain OpenAI dan xAI, Pentagon juga telah menjalin kesepakatan dengan sejumlah perusahaan teknologi lain untuk meningkatkan kemampuan AI mereka.

Beberapa perusahaan yang terlibat antara lain Amazon Web Services, Microsoft, Nvidia, dan Reflection AI.

Dengan masuknya ChatGPT Mil dan Grok for Government ke GenAI.mil, personel Departemen Pertahanan AS kini memiliki akses ke beberapa teknologi AI generatif dalam satu platform terpusat. Platform tersebut dirancang untuk memungkinkan penggunaan AI dengan memperhatikan kebutuhan keamanan dan perlindungan data pemerintah.