JAMBI — Polresta Jambi mengintensifkan sosialisasi dan edukasi ke sekolah sebagai langkah mencegah keterlibatan pelajar dalam geng motor, tawuran, balap liar, dan aksi kenakalan remaja, Kamis(3/8/26). 

Langkah preventif tersebut dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus mencegah generasi muda terjerumus dalam pergaulan yang berujung pada pelanggaran hukum.

Kapolresta Jambi Kombes Pol Ananto Herlambang, S.I.K., M.M., mengajak orang tua, sekolah, dan masyarakat bersama-sama mengawasi serta membimbing para pelajar.

“Jangan sampai generasi muda terjerumus ke dalam pergaulan yang salah, termasuk geng motor, tawuran maupun balap liar,” ujarnya.

Dalam kegiatan sosialisasi, pelajar diberikan pemahaman mengenai bahaya geng motor, tawuran, penyerangan, balap liar, hingga penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis atau knalpot brong.

Selain itu, Polresta Jambi juga mengingatkan bahwa keterlibatan dalam aksi tersebut tidak hanya membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan, tetapi juga dapat berujung pada konsekuensi hukum yang berdampak pada masa depan pelaku.

Ananto menegaskan, Polresta Jambi mengedepankan langkah edukatif dan preventif, namun tetap akan melakukan penegakan hukum secara tegas terhadap aksi geng motor maupun pelanggaran yang meresahkan masyarakat.

Lebih lanjut, masyarakat juga diminta berperan aktif. Jika menemukan aktivitas yang mengarah pada geng motor, tawuran atau balap liar, warga diimbau segera melaporkannya kepada kepolisian agar dapat ditindaklanjuti.