Kolaborasi Yonif TP 905/Tuan Syah dengan Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar melalui PUSTAKA NOMMENSEN diharapkan dapat mempertemukan potensi wilayah, pengetahuan akademik dan pemberdayaan masyarakat.
Kajian yang berlangsung sejak Rabu hingga Jumat, 21 Agustus 2026, tersebut menjadi langkah awal untuk mengetahui apakah air laut Manduamas dapat dikembangkan sebagai salah satu sumber daya ekonomi baru bagi masyarakat pesisir.
Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari penguatan ketahanan pangan berbasis potensi lokal, dengan menjadikan penelitian dan data ilmiah sebagai dasar dalam menentukan arah pengembangan sumber daya pesisir secara berkelanjutan. (*)
Halaman

