Rumah Pendidikan Raih Penghargaan Dunia

Fajar juga mengungkapkan capaian membanggakan yang diraih Kementerian Pendidikan melalui aplikasi Rumah Pendidikan.

Menurutnya, aplikasi tersebut berhasil meraih Juara Pertama World Summit on the Information Society (WSIS) di Swiss.

“Penghargaan ini diberikan oleh satu badan khusus di bawah PBB. Kita berhasil mengungguli aplikasi dari 122 negara dan lebih dari 1.500 aplikasi yang diperlombakan,” katanya.

Ia menilai keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa transformasi digital pendidikan Indonesia telah memperoleh pengakuan dunia.

Karena itu, pemerintah pusat terus mendorong pemerintah daerah menghadirkan inovasi pendidikan yang sesuai dengan karakteristik lokal.

Sebagai contoh, ia mengapresiasi hadirnya konten Akademi Al-Qur’an dalam Aplikasi Bungo Pintar yang dinilai dapat memperkaya sumber belajar peserta didik.

Fajar juga mengimbau para guru untuk memanfaatkan Rumah Pendidikan sebagai sumber pembelajaran digital utama, terutama bagi sekolah yang telah memperoleh bantuan papan interaktif digital.

“Saya sering menyarankan kepada guru ketika sekolahnya mendapatkan bantuan papan interaktif digital untuk segera mengunduh sumber-sumber pembelajaran yang berbasis aplikasi, terutama Rumah Pendidikan. Itu wajib, karena semua materi ajar ada di sana,” tegasnya.

Wagub Abdullah Sani: Bukti Sinergi Pusat dan Daerah

Sementara itu, Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wamen Dikdasmen di Provinsi Jambi.

Menurutnya, kunjungan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap peningkatan kualitas pendidikan di daerah.

“Pertama-tama kami sampaikan selamat datang di Provinsi Jambi kepada Bapak Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah beserta rombongan. Ini suatu kehormatan bagi kami. Kehadiran Bapak Wamen merupakan wujud nyata perhatian pemerintah pusat terhadap pemerintah daerah untuk kemajuan pendidikan,” ujar Abdullah Sani.

Ia menegaskan Pemerintah Provinsi Jambi terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat guna meningkatkan mutu pendidikan melalui berbagai program strategis.

“Pemerintah Provinsi Jambi menyadari pendidikan berkualitas yang merata adalah kunci utama membangun SDM yang unggul, berdaya saing, dan adaptif. Karena itu kami fokus pada penguatan kompetensi guru, pemenuhan sarana prasarana, kurikulum yang relevan, serta perluasan akses bagi kelompok rentan dan daerah tertinggal,” katanya.