Lima Pesan untuk Pelajar Jambi

Dalam kesempatan itu, Abdullah Sani menyampaikan lima pesan penting kepada para pelajar sebagai bekal menghadapi tantangan di era digital, yaitu:

  1. Menjadikan Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai pedoman hidup.
  2. Menghormati perbedaan agama, suku, budaya, dan pandangan.
  3. Bijak menggunakan media sosial dengan selalu memverifikasi informasi.
  4. Menolak ujaran kebencian, provokasi, perundungan, dan ajakan kekerasan.
  5. Berani melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan indikasi intoleransi, radikalisme, ekstremisme, maupun terorisme.

Ia juga mengingatkan para pelajar agar terus mengutamakan pendidikan sebagai bekal utama meraih masa depan.

“Selanjutnya saya ingin menegaskan kepada seluruh pelajar agar mengutamakan pendidikan. Pendidikan adalah jalan untuk mencapai masa depan. Jangan pernah berhenti belajar. Gunakan masa muda untuk menuntut ilmu, mengembangkan potensi, dan membangun karakter. Hindari kegiatan negatif, hoaks, serta pengaruh yang bertentangan dengan nilai Pancasila,” ucap Abdullah Sani.

Menutup sambutannya, ia mengajak seluruh generasi muda Jambi menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan bangsa.

“Mari kita perkuat komitmen, tingkatkan kepedulian, dan wujudkan lingkungan pendidikan yang aman, damai, dan berkarakter. Dari kita, oleh kita, dan untuk masa depan Jambi serta Indonesia yang lebih baik. Bersama kita bisa, bersama kita kuat, NKRI harga mati!” pungkasnya.

Bupati Sarolangun Ajak Pelajar Serius Mengikuti Sosialisasi

Sementara itu, Bupati Sarolangun Hurmin mengajak seluruh pelajar mengikuti kegiatan sosialisasi dengan sungguh-sungguh karena berbagai ancaman terhadap generasi muda semakin kompleks.

Menurutnya, pelajar saat ini dihadapkan pada berbagai tantangan mulai dari paparan paham radikal melalui media sosial, ajakan bergabung dalam komunitas negatif, kasus perundungan, hingga penyalahgunaan narkoba.

“Anak-anak kita adalah penerus bangsa. Jangan sampai masa depan mereka rusak karena salah pergaulan, terjerumus narkoba, atau terpapar paham radikalisme dan terorisme. Ikuti sosialisasi ini dengan sungguh-sungguh, serap ilmunya, dan jadilah pelajar yang cerdas, berakhlak, dan cinta tanah air,” tegas Hurmin.

Kegiatan tersebut juga menghadirkan sesi diskusi dan tanya jawab bersama narasumber dari Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) serta Kepala Satuan Tugas Wilayah Jambi Densus 88 Anti Teror Mabes Polri.

Turut hadir Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, Ketua TP PKK Kabupaten Sarolangun Hj. Risha Fitria Hurmin, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi M. Umar MY, Kepala Kesbangpol Provinsi Jambi Ismed, unsur Forkopimda, para kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, serta ribuan pelajar SMA, SMK, MA, MTs, dan SMP di Kabupaten Sarolangun.