Dorong Produksi Dalam Negeri

Menperin juga menilai tantangan terbesar Indonesia bukan sekadar menentukan teknologi kendaraan yang akan mendominasi pasar pada masa depan.

Ia menekankan pentingnya memastikan teknologi tersebut diproduksi di dalam negeri agar memberikan nilai tambah bagi industri nasional.

“Sebab pertanyaan strategis bagi Indonesia sesungguhnya bukan teknologi mana yang akan memenangkan pasar sepuluh tahun lagi. Pertanyaannya adalah berapa besar bagian dari teknologi itu yang dibuat di Indonesia?” ujarnya.

Agus mengingatkan transisi menuju kendaraan rendah emisi harus dibarengi dengan penguatan industri domestik agar Indonesia tidak hanya bergantung pada impor komponen maupun teknologi.

“Transisi yang tidak disertai pendalaman industri hanya akan memindahkan ketergantungan kita dari satu bentuk impor kepada bentuk impor yang lain. Itu bukan transformasi. Itu hanya pergantian pemasok,” tuturnya.