Warga Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Rumah
Bupati Muaro Jambi mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah selama kualitas udara belum kembali normal.
Bagi warga yang terpaksa beraktivitas di luar, penggunaan masker diminta menjadi bagian dari perlindungan diri untuk mengurangi paparan asap.
Masyarakat juga diminta tidak melakukan pembakaran lahan dan ikut membantu mencegah karhutla.
“Pesan saya kepada masyarakat Muaro Jambi, mari kita sama-sama menjaga kesehatan keluarga. Hindari membakar lahan, dan bersama-sama kita cegah karhutla. Pemerintah daerah akan terus siaga dan berkoordinasi dengan TNI-Polri untuk pemadaman,” tegas Bambang.
Pencegahan karhutla juga membutuhkan keterlibatan masyarakat, terutama warga yang berada di sekitar kawasan rawan kebakaran.
Pemerintah meminta warga segera melapor apabila menemukan titik api di lahan. Pelaporan lebih awal diharapkan dapat mempercepat penanganan sebelum api meluas dan menghasilkan kepulan asap yang lebih besar.
Pembagian Masker Dilanjutkan
Pemkab Muaro Jambi memastikan pembagian masker tidak berhenti pada Senin (24/8). Distribusi akan dilanjutkan di sejumlah titik yang dinilai rawan hingga kondisi udara kembali normal.
Langkah tersebut menjadi bagian dari respons pemerintah terhadap karhutla yang telah berdampak terhadap aktivitas masyarakat.
Koordinasi dengan TNI dan Polri juga terus diperkuat untuk mendukung pemadaman dan penanganan titik-titik api.
Pemerintah daerah mengajak seluruh elemen masyarakat ikut menjaga lingkungan dan mencegah praktik pembakaran lahan.
Pembagian masker memang tidak menyelesaikan sumber karhutla. Namun, langkah tersebut menjadi respons cepat untuk membantu mengurangi risiko paparan asap kepada masyarakat sembari penanganan titik api dilakukan.
Tantangan berikutnya adalah memastikan perlindungan masyarakat berjalan beriringan dengan pengendalian sumber asap. Sebab, selama titik api masih muncul, persoalan kualitas udara dan dampaknya terhadap aktivitas warga belum sepenuhnya berakhir.

