Jejak itu kemudian berkembang. YASAM memiliki kegiatan pendidikan masyarakat melalui PKBM di Parlilitan. Data Kemendikdasmen mencatat PKBM Yayasan Satu Hati Membangun sebagai lembaga pendidikan masyarakat yang melayani Program Paket C. Di Medan, YASAM juga dikenal melalui pelayanan rehabilitasi sosial bagi orang dengan gangguan kesehatan mental serta korban penyalahgunaan NAPZA. Kajian akademik mencatat pelayanan berupa konseling, bimbingan spiritual, terapi musik hingga pengembangan keterampilan.

Ketika masuk ke ruang politik formal, isu sosial dan lingkungan juga tetap terlihat dalam aktivitas publiknya. Pada April 2025, misalnya, Indra secara terbuka meminta penghentian eksploitasi berlebihan terhadap kawasan hutan Parlilitan–Tarabintang karena risiko longsor, berkurangnya sumber mata air, dan kerusakan lingkungan. Sikap serupa sebelumnya muncul melalui gerakan penanaman pohon dan pembagian bibit durian, alpukat, meranti, mahoni hingga makadamia di sejumlah wilayah Humbahas.

Ia juga hadir dalam Musrenbang Kecamatan Parlilitan untuk penyusunan RKPD 2026, forum yang mempertemukan DPRD, pemerintah kecamatan, OPD, pemerintah desa dan masyarakat dalam merumuskan prioritas pembangunan. Pada Februari 2026, saat bertemu jajaran Polres Humbahas, Indra mendorong pendekatan keamanan dan ketertiban masyarakat yang tidak melepaskan kearifan lokal. Ia mencontohkan keberadaan Raja Huta di Parlilitan sebagai struktur sosial yang masih memiliki pengaruh di masyarakat.

Di sektor ekonomi masyarakat, pada 2025 Indra yang juga disebut sebagai Ketua Pemuda Tani Humbahas menandatangani kerja sama dengan Koperasi Holong do Ondolan dalam konteks rantai pasok Program Makan Bergizi Gratis. Gagasannya sederhana tetapi relevan: kebutuhan pangan program nasional tersebut sedapat mungkin ikut menyerap hasil pertanian masyarakat Humbang Hasundutan.