Kapolda: Energi Anak Muda Harus Disalurkan ke Hal Positif

Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno Halomoan Siregar mengatakan rapat koordinasi tersebut menjadi langkah memperkuat sinergi lintas sektor dalam mencari solusi atas maraknya aksi geng motor.

Menurutnya, selain penegakan hukum yang memerlukan landasan hukum yang jelas, diperlukan pula langkah pembinaan agar energi generasi muda dapat diarahkan ke kegiatan yang positif.

“Yang paling nyata itu adalah bagaimana bisa menyalurkan energi besar dalam diri mereka ini menjadi hal yang positif,” jelas Kapolda.

Kajati: Geng Motor Sudah Mengarah pada Tindak Pidana Serius

Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi Sugeng Hariadi menegaskan pihaknya mendukung langkah penegakan hukum yang dilakukan Polda Jambi.

Ia menilai keberadaan geng motor tidak lagi dapat dipandang sebagai kenakalan remaja semata.

“Fenomena kelompok bermotor di wilayah Provinsi Jambi saat ini tidak lagi dapat dikategorikan sebagai sekadar kenakalan remaja. Ketika sekelompok pemuda berkumpul dengan sengaja membekali diri mereka dengan senjata tajam seperti parang, celurit, egrek, dan busur panah, kemudian melakukan penyerangan hingga menyebabkan luka berat bahkan kematian, maka tindakan ini adalah murni tindak pidana serius,” ujar Sugeng.

Menurutnya, negara harus hadir melalui sinergi aparat penegak hukum dan pemerintah daerah untuk menjaga keamanan ruang publik serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.