3. Pretty Pink
Bagi ruangan yang menggunakan wallpaper, pretty pink atau merah muda lembut sering menjadi pilihan karena biasanya selaras dengan salah satu warna pada motif wallpaper.
Warna ini memberikan kesan hangat dan elegan sekaligus membuat ruangan berukuran kecil terasa lebih menarik.
4. Haint Blue
Haint blue, perpaduan biru muda dengan sentuhan hijau keabu-abuan, cocok diterapkan pada ruang keluarga, ruang makan, foyer, maupun kamar tidur.
Selain menghadirkan kontras yang lembut, warna ini juga dapat menciptakan ilusi plafon yang tampak lebih tinggi.
“Kami senang menggunakan warna haint blue tradisional pada plafon untuk menciptakan kontras yang lembut sekaligus memberi ilusi ruangan yang lebih tinggi,” ujar Guarnaschelli.
5. Moody Blue
Untuk ruangan dengan dinding berwarna gelap atau bernuansa jewel tone, plafon putih terkadang membuat tampilan interior terasa kurang selaras.
Sebagai alternatif, gunakan moody blue atau warna senada dengan dinding agar suasana ruangan terasa lebih hangat dan menyatu.
6. Soft Blue-Green
Ruangan yang mendapat banyak cahaya alami dapat memanfaatkan soft blue-green sebagai warna plafon.
Perpaduan biru dan hijau lembut ini menghadirkan nuansa sejuk sekaligus memberi kesan pesisir yang elegan.
“Karakter biru kehijauan lembut dengan sentuhan abu-abu mampu menghadirkan nuansa pesisir yang santai tanpa membuat ruangan terasa berlebihan,” ujar desainer Tracy Morris.
7. Kombinasi Krem dan Cokelat
Untuk rumah dengan coffered ceiling atau plafon berpanel, penggunaan dua warna dapat menciptakan dimensi visual yang lebih menarik.
Kombinasi krem sebagai warna dasar dan cokelat pada bagian panel mampu menghadirkan suasana hangat sekaligus membuat sebagian plafon terlihat lebih tinggi.
Pemilihan warna plafon yang tepat dapat menjadi sentuhan sederhana untuk mengubah karakter ruangan. Selain mempertimbangkan konsep interior, pemilik rumah juga disarankan menyesuaikan pilihan warna dengan pencahayaan alami dan ukuran ruang agar hasil akhirnya tetap harmonis.

