Sejumlah pengguna media sosial mengingatkan bahwa perusahaan penyewaan kendaraan biasanya akan meneruskan denda kepada penyewa berikut biaya administrasi tambahan. Mengabaikan kewajiban tersebut dinilai berpotensi menimbulkan denda yang lebih besar atau kendala pada perjalanan berikutnya.
“Menurut saya, tidak mungkin untuk dibebaskan. Selain itu, karena Anda telah mengajukannya setelah X, pihak berwenang mungkin akan memastikan untuk memberi contoh,” tulis salah seorang pengguna.
Pengguna lain juga menyarankan agar denda segera diselesaikan.
“Permintaan pembebasan dari luar negeri kemungkinan besar akan mengakibatkan peningkatan denda. Lebih baik bayar secepatnya agar tidak masuk daftar hitam untuk visa Schengen berikutnya,” tulisnya.
Menanggapi komentar tersebut, Poan Sapdi menyatakan bahwa dirinya tetap akan membayar denda yang dikenakan. Namun, ia mempertanyakan biaya keterlambatan karena pemberitahuan baru diterima setelah waktu yang cukup lama.
“Kami akan membayarnya, tentu saja, tetapi disebutkan dalam surat bahwa kami dapat mengajukan keberatan atas denda tersebut. Kami ingin mengajukan keberatan atas biaya keterlambatan karena kami menerima pemberitahuan tersebut sangat terlambat,” balasnya.
Komentar serupa juga datang dari pengguna lain yang mengaku pernah mengalami kejadian hampir sama saat bepergian ke Eropa.
“Pernah dapat denda dari Jerman setelah perjalanan sebesar 10.000. Sudah dibayar. Tapi 1 lakh itu gila,” tulis seorang pengguna.
Sementara itu, pengguna lainnya mengingatkan bahwa denda lalu lintas di Swiss memang dikenal tinggi dan dapat terus bertambah jika tidak segera dibayarkan.

