Ia meminta seluruh pekerja mematuhi Corporate Life Saving Rules (CLSR) serta membangun budaya kerja yang mengedepankan keselamatan dengan saling mengingatkan apabila menemukan potensi risiko di lingkungan kerja.
“Keselamatan harus menjadi bagian dari budaya kerja sehari-hari. Seluruh pekerja harus berani mengingatkan apabila menemukan tindakan atau kondisi yang berpotensi menimbulkan risiko,” katanya.
Tinjau SPBU hingga Pasokan Avtur
Kunjungan diawali di SPBU Timor Raya Oesapa, Kupang. Di lokasi tersebut, Iriawan meninjau kesiapan fasilitas pelayanan sekaligus berdialog dengan masyarakat terkait ketersediaan dan pelayanan BBM.
Agenda kemudian dilanjutkan ke Aviation Fuel Terminal El Tari untuk memastikan keandalan pasokan avtur yang menjadi penopang transportasi udara di wilayah NTT.
Menurut Iriawan, kelancaran distribusi energi, termasuk bahan bakar penerbangan, memiliki peran penting dalam mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Integrated Terminal Tenau Jadi Simpul Strategis Energi NTT
Peninjauan ditutup dengan Management Walkthrough (MWT) di Integrated Terminal Tenau, fasilitas distribusi energi yang telah beroperasi sejak 1968.
Di terminal tersebut, Iriawan memeriksa berbagai infrastruktur utama, mulai dari pusat kendali operasi, tangki penyimpanan, hingga dermaga bongkar muat BBM dan LPG.
Sementara itu, Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menjelaskan bahwa IT Tenau memiliki peran vital sebagai pusat distribusi energi untuk wilayah NTT, termasuk kawasan kepulauan dan daerah perbatasan.

