Saat ini, terminal tersebut melayani distribusi energi ke:

  • 29 SPBU reguler
  • 16 penyalur BBM Satu Harga
  • 16 Pertashop
  • 1 SPBU Nelayan

Operasional itu didukung kapasitas penyimpanan BBM sebesar 33,5 ribu kiloliter serta dua tangki LPG berbentuk spherical dengan kapasitas masing-masing 500 metrik ton.

Dukung Ketahanan Energi hingga Wilayah 3T

Baron menegaskan bahwa Integrated Terminal Tenau tidak hanya berfungsi menjaga pasokan energi masyarakat, tetapi juga mendukung sektor perikanan, pariwisata, konektivitas antarpulau, hingga kawasan perbatasan negara.

“Keandalan operasional terminal ini menjadi bagian penting dari komitmen Pertamina dalam menjaga ketahanan energi nasional dan menghadirkan akses energi yang merata hingga ke wilayah 3T,” ujar Baron.

Sebagai salah satu terminal utama di Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus), IT Tenau menopang distribusi energi ke berbagai wilayah, termasuk Kupang, Kabupaten Kupang, Timor Tengah Utara, Timor Tengah Selatan, Sabu Raijua, Rote Ndao, Belu, Malaka, serta mendukung kebutuhan energi di Timor-Leste.