Menurutnya, langkah tersebut akan memberikan manfaat besar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang selama ini menjadi salah satu penggerak utama perekonomian daerah.

Selain itu, dukungan pemerintah daerah sebagai pemegang saham dinilai menjadi modal penting bagi Bank Jambi dalam meningkatkan kapasitas bisnis, memperluas basis nasabah, serta memperkuat daya saing di tengah persaingan industri perbankan yang semakin ketat.

Berpeluang Menjadi Penggerak Pembiayaan Daerah

Laila menilai Bank Jambi memiliki prospek yang kuat untuk menjadi salah satu motor penggerak pembiayaan sektor produktif di Provinsi Jambi.

Menurutnya, tata kelola yang baik, permodalan yang kuat, serta strategi bisnis yang adaptif akan menjadi faktor penting dalam memperkuat kontribusi bank terhadap pembangunan ekonomi daerah.

“Ke depan, Bank Jambi memiliki peluang besar untuk menjadi penggerak utama pembiayaan sektor produktif di daerah. Dengan tata kelola yang baik, permodalan yang kuat, serta strategi bisnis yang adaptif, Bank Jambi dapat memperkuat kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi dan pembangunan Provinsi Jambi,” pungkasnya.