Makassar — Pelaksana tugas (Plt) pelatih PSM Makassar, Ahmad Amiruddin, mengakui posisi tim Juku Eja belum sepenuhnya aman dari ancaman degradasi Super League musim ini.

Menurut Amiruddin, hasil pertandingan melawan Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (10/5), akan sangat menentukan langkah PSM untuk menjauh dari zona degradasi.

“Yang pasti saya tekankan kepada para pemain bahwa tidak ada yang bisa menolong selain diri kita sendiri. Hasil dari pertandingan itu yang akan menolong kita,” kata Amiruddin dalam sesi prematch, Jumat (9/5).

Ia menilai tiga pertandingan terakhir musim ini akan menjadi laga yang tidak mudah bagi PSM Makassar. Setelah menghadapi Arema FC, PSM dijadwalkan bertemu Persib dan Madura United.

“Jadi di tiga pertandingan ini, anggap semua tiga pertandingan ini layaknya grand final. Karena hanya dengan kemenangan kita bisa memastikan bahwa kita PSM Makassar masih berada di Super League untuk musim depan,” ujarnya.

Legenda PSM itu juga menjelaskan kondisi internal tim sejauh ini tetap kondusif. Namun, ia mengakui tim menghadapi persoalan cukup berat akibat banyaknya pemain yang mengalami cedera.

“Mungkin mengenai di luar dari lapangan yang pasti pemain di locker room sebenarnya tidak ada masalah apa pun. Yang jadi masalah adalah ketika kita latihan adalah banyak pemain yang mengalami cedera. Jadi pasca bertanding pemain-pemain yang kita butuhkan pada pertandingan besok tidak bisa memenuhi untuk dimainkan,” ungkapnya.

Amiruddin terus memberikan motivasi kepada seluruh pemain agar mampu meraih hasil positif saat menghadapi Arema FC. Menurutnya, hasil pertandingan tersebut akan sangat berpengaruh terhadap posisi PSM di klasemen akhir.

“Hasil dari pertandingan besok akan sangat berpengaruh pada posisi kami di klasemen. Saya sudah sampaikan ke para pemain bahwa besok adalah kesempatan bagi kalian untuk memperlihatkan bahwa kalian layak di posisi ini, posisi starting maksudnya,” pungkasnya.