JAKARTA — Sebanyak 256.369 peserta Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) Tahun 2026 dinyatakan lulus masuk perguruan tinggi negeri melalui jalur Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) pada Senin (25/5/2026). Meski tanpa uang pangkal, daya tampung pada jalur ini masih menyisakan 10,63 persen atau 30.496 kursi di 145 perguruan tinggi negeri.
Berdasarkan data panitia SNPMB 2026, kuota jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) tahun ini bertambah 25.346 kursi dari kuota awal. Penambahan tersebut berasal dari limpahan sisa kuota Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026.
Dua jalur utama seleksi nasional ini memungkinkan calon mahasiswa mengikuti tes dari domisili masing-masing dengan keleluasaan memilih perguruan tinggi negeri (PTN) di seluruh Indonesia. Peserta yang lolos hanya dikenakan Uang Kuliah Tunggal (UKT) sesuai kemampuan ekonomi keluarga.
Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB 2026, Eduart Wolok, menyebut jumlah peserta UTBK yang dinyatakan lulus mencapai 256.369 orang atau 29,42 persen dari total 871.496 pendaftar. Sementara itu, masih terdapat 30.496 kursi yang belum terisi dan dapat dialihkan ke jalur mandiri.
“Ketika jalur SNBP tak terisi penuh, dialihkan ke SNBT. Jika tetap tak terisi penuh, dialihkan ke jalur mandiri,” ujar Eduart dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (25/5/2026).
Ia menjelaskan, jalur mandiri bukan merupakan penambahan kuota, melainkan sisa dari dua jalur sebelumnya. Kuota awal jalur mandiri tercatat sebanyak 186.164 kursi dan masih menunggu proses daftar ulang mahasiswa baru.

