KOTA JAMBI – Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, menyatakan dukungan terhadap program Sekolah Parlemen Pelajar yang digagas Pengurus Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) Provinsi Jambi. Gedung DPRD Kota Jambi bahkan akan difasilitasi sebagai salah satu lokasi pelaksanaan simulasi sidang.

Dukungan tersebut disampaikan saat Kemas Faried menerima audiensi PW IPM Provinsi Jambi di ruang kerjanya pada Senin (18/05/2026). Pertemuan berlangsung hangat dan menjadi ruang kolaborasi antara lembaga legislatif dan organisasi pelajar dalam mendorong pendidikan demokrasi bagi generasi muda.

Dalam pertemuan itu, PW IPM memaparkan rencana kegiatan Sekolah Parlemen Pelajar, yaitu program pendidikan politik yang memberikan pembelajaran langsung mengenai sistem kerja lembaga legislatif. Kegiatan ini disebut sebagai yang pertama di Provinsi Jambi dengan konsep simulasi parlemen secara nyata.

Gedung DPRD Kota Jambi direncanakan menjadi salah satu lokasi utama kegiatan. Para peserta akan mengikuti simulasi ruang sidang, rapat komisi, hingga rapat paripurna layaknya anggota dewan.

Kegiatan tersebut direncanakan berlangsung selama tiga hari, dengan agenda utama di Gedung DPRD Kota Jambi pada 17 Juni 2026.

Bagi PW IPM, keterlibatan DPRD Kota Jambi menjadi simbol penting keterbukaan lembaga legislatif dalam memberikan ruang edukasi politik yang sehat bagi pelajar.

Dalam kesempatan tersebut, Kemas Faried Alfarelly menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan yang dinilai mampu memberikan pemahaman sejak dini tentang demokrasi, kepemimpinan, dan proses pemerintahan.

“Saya selalu senang ketemu adik-adik dari berbagai organisasi, baik pelajar maupun mahasiswa. Gedung ini adalah gedung rakyat, saya selalu terbuka untuk kita berdiskusi dan terus bersilaturahmi di sini,” ujar Kemas Faried.

Ia menegaskan DPRD Kota Jambi akan terus mendukung kegiatan positif yang melibatkan generasi muda, khususnya yang memiliki nilai pendidikan politik, wawasan kebangsaan, dan kepemimpinan.

Menurutnya, pelajar saat ini merupakan calon pemimpin masa depan yang perlu diberi ruang untuk memahami proses pengambilan kebijakan publik di lembaga legislatif.

Kemas Faried juga menilai Sekolah Parlemen Pelajar sebagai langkah strategis dalam membentuk generasi muda yang kritis, aktif, dan peduli terhadap isu daerah maupun nasional.

“Kami di DPRD selalu mensupport kegiatan positif di lingkungan Kota Jambi ini. Apalagi kegiatan seperti Sekolah Parlemen Pelajar yang memberikan edukasi langsung tentang demokrasi, kepemimpinan, dan proses kerja DPRD,” tegasnya.

Ketua Umum PW IPM Provinsi Jambi, Ade Tisna, menyampaikan apresiasi atas dukungan DPRD Kota Jambi. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi dorongan penting dalam pelaksanaan kegiatan.

Ia menjelaskan Sekolah Parlemen Pelajar akan menghadirkan simulasi lengkap aktivitas DPRD, mulai dari pembahasan di komisi, penyampaian pendapat, hingga rapat paripurna.

PW IPM juga berharap Ketua DPRD Kota Jambi dapat menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut agar peserta memperoleh pemahaman langsung dari pimpinan legislatif.

“Kami berharap Ketua DPRD Kota Jambi bisa menjadi narasumber di Sekolah Parlemen Pelajar, sehingga peserta bisa mendapatkan materi langsung dari pimpinan DPRD,” ujar Ade Tisna.

Kolaborasi DPRD Kota Jambi dan PW IPM ini dinilai menjadi langkah positif dalam memperkuat pendidikan politik bagi pelajar serta menumbuhkan minat generasi muda terhadap demokrasi dan kepemimpinan.