4. Bank Pembangunan Daerah (BPD) – Insiden Keamanan Siber

Sejumlah Bank Pembangunan Daerah (BPD) juga dilaporkan terdampak insiden terkait sistem transaksi digital, termasuk dalam ekosistem BI-FAST.

Dalam beberapa investigasi, ditemukan adanya kelemahan pada sistem keamanan aplikasi perbankan yang dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan siber untuk melakukan transaksi ilegal.

Nilai kerugian yang dilaporkan dalam beberapa kasus mencapai ratusan miliar rupiah secara akumulatif, meskipun angka tersebut masih dalam tahap investigasi lebih lanjut oleh otoritas terkait.

Otoritas Jasa Keuangan kemudian melakukan audit ketahanan siber di berbagai BPD untuk meningkatkan standar keamanan teknologi informasi di sektor perbankan daerah.

5. Bank Indonesia – Deteksi Upaya Peretasan 2022

Selain insiden sebelumnya, Bank Indonesia juga pernah mendeteksi upaya peretasan terhadap sistem internal pada 2022.

Serangan tersebut diduga berasal dari akses tidak sah ke perangkat komputer pegawai. Namun, sistem inti yang mengelola data penting dan transaksi nasional tidak mengalami gangguan.

Insiden ini ditangani dengan cepat melalui peningkatan sistem keamanan internal serta pemantauan ketat terhadap potensi celah keamanan.