Jakarta — Mantan pelatih Manchester City, Roberto Mancini, buka suara mengenai kasus dugaan pelanggaran aturan finansial yang melibatkan klub tersebut. Ia menegaskan persoalan itu bukan menjadi tanggung jawabnya.
Pernyataan Mancini muncul setelah laporan mengenai hasil pemeriksaan komisi independen terkait kasus Manchester City mencuat. Klub tersebut dilaporkan dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan pelanggaran aturan finansial Premier League, meski Manchester City membantah melakukan pelanggaran dan proses kasus masih berlangsung.
Mancini menyampaikan pernyataan tersebut dalam konferensi pers di Bursa, Turki, menjelang pertandingan UEFA Nations League bersama timnas Italia.
“Itu bukan masalah saya. Ini bukan hal baru karena masalah ini sudah dibicarakan selama empat atau lima tahun terakhir,” kata Mancini, dikutip dari The Guardian.
Mancini Singgung Dugaan Kontrak Ganda
Salah satu bagian dari perkara Manchester City berkaitan dengan dugaan klub tidak memberikan informasi secara lengkap mengenai pembayaran kepada pemain dan pelatih dalam sejumlah musim. Periode tersebut termasuk ketika Mancini menangani The Citizens pada 2009 hingga 2013.
Mancini juga ditanya mengenai dugaan adanya kontrak ganda selama dirinya menjadi pelatih Manchester City.
Laporan Der Spiegel pada 2018 sebelumnya mengaitkan Mancini dengan pembayaran sebagai konsultan klub asal Abu Dhabi, Al Jazira, yang berada di bawah kepemilikan grup yang sama dengan Manchester City. Laporan tersebut menyebut adanya pembayaran tambahan di luar gaji pokok Mancini sebagai pelatih City.
Menanggapi hal tersebut, Mancini kembali menegaskan bahwa persoalan tersebut merupakan urusan Manchester City.
“Dugaan kontrak ganda itu bukan urusan saya. Itu masalah mereka, bukan masalah saya,” ujar Mancini.
Dalam pernyataan lain, Mancini juga mengatakan bahwa Manchester City belum dinyatakan bersalah menurut pandangannya.

