Jakarta — Sebanyak 15 wisatawan asal India meninggal dunia setelah sebuah speedboat yang mengangkut rombongan tur antarpulau terbalik di perairan Pulau Phu Quoc, Vietnam, pada Sabtu (11/7). Sementara itu, 21 orang lainnya berhasil diselamatkan dalam operasi evakuasi.
Berdasarkan keterangan otoritas Kawasan Ekonomi Khusus Phu Quoc, speedboat milik Ocean Pear Island Company mengangkut 32 wisatawan asal India bersama empat awak kapal.
Kapal berangkat dari Pulau Hon May Rut menuju Pelabuhan An Thoi sekitar pukul 13.00 waktu setempat.
Namun, ketika berada sekitar 400 meter dari Pulau Hon May Rut Ngoai, kapal tiba-tiba terbalik sehingga seluruh penumpang dan awak tercebur ke laut.
Evakuasi Terkendala Penumpang Terjebak
Sejumlah kapal wisata yang berada di sekitar lokasi segera bergerak memberikan pertolongan setelah melihat speedboat terbalik.
Salah seorang pemilik kapal yang ikut dalam proses penyelamatan mengatakan timnya tiba di lokasi sekitar lima menit setelah insiden terjadi.
Meski begitu, proses evakuasi berlangsung sulit karena banyak korban terjebak di dalam badan kapal yang terbalik.
“Hanya beberapa orang yang berhasil dievakuasi dalam keadaan masih sadar,” ujarnya, mengutip VNExpress.
Ia menambahkan kondisi laut di kawasan perairan An Thoi saat kejadian cukup bergelombang meskipun cuaca tidak sedang hujan. Aktivitas kapal wisata lain di kawasan tersebut tetap berlangsung.
Penjaga Perbatasan Kerahkan Kapal Patroli
Pasukan Penjaga Perbatasan An Thoi mengerahkan dua kapal patroli dan 35 personel untuk membantu operasi pencarian dan penyelamatan.
Operasi tersebut juga melibatkan unsur angkatan laut, penjaga pantai, serta sejumlah instansi terkait.
Hingga Sabtu sore, seluruh 36 orang yang berada di atas speedboat berhasil dievakuasi ke daratan.
Dari jumlah tersebut, 21 orang dinyatakan selamat, sedangkan 15 orang meninggal dunia, terdiri atas 13 laki-laki dan dua perempuan.

