Jambi — Proses audit forensik terhadap insiden serangan siber yang sempat mengganggu operasional Bank Jambi memasuki tahap akhir. Tim auditor independen dari IBM disebut telah menyelesaikan sebagian besar proses investigasi dan kini tinggal melakukan finalisasi sebelum laporan resmi disampaikan kepada jajaran direksi.
Komisaris Bank Jambi, Sudirman, mengatakan dewan komisaris telah menerima pemaparan awal dari tim IBM mengenai hasil audit forensik tersebut.
“Audit forensiknya sudah sampai pada tahap kesimpulan akhir. Kami sudah bertemu dengan tim IBM yang melakukan audit. Sekarang tinggal proses finalisasi saja,” ujar Sudirman.
Hasil Audit Akan Disampaikan ke Direksi
Sudirman menjelaskan, setelah proses finalisasi selesai, hasil audit akan disampaikan secara resmi kepada direksi Bank Jambi.
Selain itu, dewan komisaris juga akan menerima laporan lengkap sebagai bahan evaluasi sekaligus dasar dalam pengambilan kebijakan ke depan.
Berdasarkan pemaparan awal yang diterima, tim auditor telah mengidentifikasi sejumlah temuan penting, termasuk dugaan penyebab insiden siber, pihak-pihak yang terkait dalam hasil investigasi, serta rekomendasi perbaikan untuk memperkuat sistem keamanan.
“Secara umum sudah ada gambaran awal mengenai penyebabnya, siapa yang bertanggung jawab, serta mekanisme penanganan dan tindak lanjut untuk mengatasi insiden siber ini,” jelasnya.
Belum Ada Kesimpulan Resmi
Meski telah menerima paparan awal, Sudirman menegaskan hasil audit belum dapat disampaikan secara rinci kepada publik karena masih berada dalam tahap finalisasi.
Ia juga menyebut belum dapat dipastikan apakah insiden tersebut berkaitan dengan kelemahan manajemen, kesalahan individu, atau faktor lainnya.
“Kami belum bisa memutuskan apakah itu merupakan kesalahan manajemen atau kesalahan personal, karena hasil auditnya masih dalam proses finalisasi,” tegasnya.
Menurutnya, seluruh kesimpulan akan mengacu pada laporan resmi yang disampaikan setelah proses audit forensik rampung.
Hasil audit tersebut diharapkan memberikan kejelasan mengenai penyebab insiden serangan siber yang sempat menjadi perhatian publik sekaligus menjadi dasar bagi Bank Jambi untuk memperkuat sistem keamanan teknologi informasi agar kejadian serupa tidak terulang.

