Jakarta – Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur Hidayat, mengajak masyarakat melakukan pertobatan ekologis sebagai langkah untuk memperbaiki hubungan manusia dengan alam sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.
Ajakan tersebut disampaikan dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Menurut Jumhur, pertobatan ekologis menjadi momentum penting untuk membangun budaya yang lebih peduli dan bertanggung jawab terhadap kondisi lingkungan.
“Ini menjadi momen penting bagi kita semua untuk melakukan pertobatan ekologis, yakni merenung, menyadari kesalahan, dan bergerak memperbaiki hubungan kita dengan alam,” ujar Jumhur dalam pernyataan yang diterima, Minggu (7/6).
“Dengan pertobatan ekologis, kita tidak hanya menjaga lingkungan, tetapi juga membangun budaya peduli dan bertanggung jawab yang menjadi warisan bagi generasi mendatang,” lanjutnya.
Jumhur menilai dunia saat ini sedang menghadapi triple planetary crisis, yakni perubahan iklim, degradasi keanekaragaman hayati, dan pencemaran lingkungan. Menurutnya, ketiga persoalan tersebut saling berkaitan dan berpotensi mengancam stabilitas ekologi, ekonomi, serta sosial di berbagai negara.
“Melihat kenyataan tersebut, kondisi bumi kita tidak sedang baik-baik saja. Untuk itu kita bersama-sama perlu melakukan pertobatan ekologis,” kata Jumhur.
Ia menjelaskan, pertobatan ekologis bertujuan membangun kesadaran bahwa setiap tindakan manusia dalam kehidupan sehari-hari memiliki dampak terhadap keberlanjutan lingkungan dan masa depan bumi.

