Jakarta – Wings Air memberikan penjelasan terkait video viral di media sosial yang memperlihatkan salah satu komponen di area baling-baling pesawat terikat menggunakan cable tie. Maskapai menegaskan kondisi tersebut bukan merupakan indikasi kerusakan pada baling-baling pesawat.

Corporate Communications Strategic Wings Air, Danang Mandala Prihantoro, menjelaskan bahwa komponen yang terlihat dalam video tersebut bukan bagian yang menunjukkan adanya kerusakan pada sistem baling-baling.

“Perlu kami jelaskan, komponen yang terlihat tersebut bukan merupakan indikasi kerusakan pada baling-baling pesawat,” kata Danang dalam keterangan pers, Sabtu (30/5).

Menurutnya, pengikat yang tampak pada bilah baling-baling digunakan untuk mengamankan sementara salah satu lapisan pelindung atau deicer yang mengalami sedikit perubahan posisi.

Danang menjelaskan, deicer berfungsi membantu melindungi baling-baling dalam kondisi operasional tertentu. Komponen tersebut bukan bagian dari struktur utama yang menghasilkan daya dorong pesawat.

Ia menambahkan, penggunaan cable tie atau kabel tis dilakukan sesuai prosedur yang telah diatur oleh pabrikan serta tercantum dalam manual perawatan pesawat.

Prosedur tersebut hanya dapat dilakukan oleh teknisi berlisensi yang berwenang dan harus mengikuti pedoman teknis yang berlaku. Setelah pemasangan dilakukan, teknisi juga wajib melakukan pemeriksaan lanjutan guna memastikan seluruh komponen berfungsi normal serta tidak mengganggu pergerakan maupun kinerja baling-baling dan sistem pesawat secara keseluruhan.