SENGETI, – Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi mulai menuai hasil dari pelaksanaan tahun pertama Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029. Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Muaro Jambi dalam pemaparan kinerja pemerintah daerah selama satu tahun terakhir.

Dalam pidatonya, Bupati menegaskan bahwa tahun 2025 menjadi fondasi awal dalam mewujudkan visi pembangunan daerah, yakni “Berbakti untuk Terwujudnya Muaro Jambi yang Berkeadilan, Berakhlak, Maju serta Unggul di Bidang Pertanian, Industri dan Pariwisata.” Visi tersebut dijalankan melalui program strategis yang dikemas dalam konsep Panca Cita.

Di tengah tekanan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat, kinerja keuangan daerah justru menunjukkan capaian yang cukup solid. Realisasi Pendapatan Daerah tercatat mencapai Rp1,648 triliun atau setara dengan 99,74 persen dari target yang telah ditetapkan.

Orasi.ID

Pada sektor pendidikan, Pemkab Muaro Jambi melalui program Muaro Jambi Cerdas mengalokasikan anggaran sebesar Rp474,59 miliar. Angka ini melampaui ketentuan minimal alokasi pendidikan sebesar 20 persen dari total APBD, sebagaimana diamanatkan dalam peraturan perundang-undangan.

Bupati Muaro Jambi, Dr. Bambang Bayu Suseno, SP, MM, M.Si, juga mengungkapkan adanya peningkatan signifikan pada sektor investasi. Sepanjang tahun 2025, realisasi investasi mencapai Rp3,33 triliun, meningkat tajam dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka Rp2,49 triliun.