Menurutnya, peningkatan tersebut tidak terlepas dari berbagai inovasi layanan publik berbasis digital yang terus dikembangkan pemerintah daerah, di antaranya melalui sistem SIPPOLING dan SIPEPSI, yang mempermudah proses perizinan dan pelayanan investasi.

Meski demikian, Bupati tidak menutup mata terhadap sejumlah tantangan yang masih dihadapi daerah. Salah satunya adalah tingkat pengangguran yang masih berada di angka 5,02 persen.

“Segala capaian ini adalah hasil kerja keras bersama. Kami menyadari masih ada kekurangan, seperti tingkat pengangguran yang masih di angka 5,02 persen. Namun dengan sinergi semua pihak, kita optimis Muaro Jambi akan semakin maju dan unggul,” ujarnya.

Menutup penyampaiannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, mulai dari pimpinan dan anggota DPRD, Forkopimda, hingga masyarakat Muaro Jambi yang telah berkontribusi dalam menjaga sinergi pembangunan daerah.