Pembelajaran koding diharapkan membantu siswa memahami dasar-dasar pemrograman dan mengembangkan kemampuan memecahkan masalah. Sementara itu, pengenalan AI diarahkan agar siswa memahami pemanfaatan teknologi kecerdasan artifisial secara tepat dan bertanggung jawab.

Selain itu, pendekatan deep learning mendorong siswa memahami materi secara lebih mendalam melalui pengalaman belajar yang bermakna, bukan sekadar menghafal informasi.

Kombinasi pembelajaran tersebut diharapkan dapat membentuk siswa yang lebih kreatif, mandiri, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

Sekolah Dilengkapi Ruang Broadcasting dan Papan Digital

Selain pembelajaran koding dan AI, SD Negeri Adisutjipto 2 juga mengembangkan sejumlah fasilitas pendukung pendidikan.

Fasilitas tersebut meliputi ruang broadcasting, perpustakaan, dan Papan Interaktif Digital (PID).

Ruang broadcasting dimanfaatkan sebagai sarana bagi siswa untuk belajar menyampaikan informasi, berbicara di depan kamera, hingga memproduksi konten.

Kegiatan tersebut juga bertujuan meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan siswa dalam memilah informasi yang diterima.

Sementara itu, PID digunakan untuk mendukung proses pembelajaran interaktif sebagai bagian dari program Digitalisasi Pembelajaran untuk Indonesia Cerdas.

Pemanfaatan fasilitas digital ini diharapkan membuat kegiatan belajar menjadi lebih menarik sekaligus membantu siswa memahami materi melalui berbagai media pembelajaran.

Lahan Sekolah Produktif Jadi Laboratorium STEM

SD Negeri Adisutjipto 2 juga mengembangkan Lahan Sekolah Produktif yang berfungsi sebagai laboratorium pembelajaran berbasis sains, teknologi, teknik, dan matematika atau Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM).