Pada pasien yang tumornya dapat diukur melalui pencitraan medis, sebanyak 69 persen menunjukkan respons tumor yang terkonfirmasi. Respons tersebut mencakup tumor yang menghilang sepenuhnya atau mengalami penyusutan sebagian.
Temuan ini memberikan gambaran awal mengenai aktivitas JNJ-6143 pada pasien dengan kanker prostat stadium lanjut yang telah menerima beberapa terapi sebelumnya. Namun, angka respons tersebut perlu ditafsirkan sesuai jumlah pasien yang diteliti dan karakteristik kelompok peserta uji klinis.
Juru bicara Johnson & Johnson mengatakan JNJ-6143 menambah mekanisme kerja baru dalam portofolio pengobatan kanker prostat perusahaan.
Mekanisme Kerja dan Potensi Pengobatan
JNJ-6143 dikembangkan dengan pendekatan yang menargetkan mekanisme kelangsungan hidup sel kanker. Dengan mengganggu protein yang dibutuhkan sel kanker, obat ini diharapkan dapat menghambat atau membunuh sel yang menjadi sasaran pengobatan.
Pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya pengembangan terapi baru untuk pasien kanker prostat, terutama mereka yang penyakitnya telah berkembang dan sebelumnya menerima beberapa jenis pengobatan.
Meski demikian, hasil uji tahap awal belum cukup untuk memastikan apakah obat ini dapat memperpanjang harapan hidup, meningkatkan kualitas hidup, atau memberikan manfaat yang lebih baik dibandingkan terapi yang tersedia.
Penilaian tersebut membutuhkan penelitian lanjutan dengan jumlah peserta yang memadai dan pemantauan terhadap hasil klinis pasien.
Efek Samping JNJ-6143 yang Dilaporkan
Selain menunjukkan respons terhadap pengobatan, uji klinis JNJ-6143 juga mencatat sejumlah efek samping. Efek samping yang umum dilaporkan meliputi mual serta peningkatan kadar kolesterol dan trigliserida dalam darah.

