Rahmat meraih medali emas kelas 75 kilogram putra angkat besi setelah membukukan total angkatan 366 kilogram. Catatan tersebut berasal dari angkatan snatch 160 kilogram dan clean and jerk 206 kilogram.

Angkatan clean and jerk 206 kilogram dan total 366 kilogram tersebut juga membuat Rahmat mencatatkan rekor dunia pada kelasnya. Ia mengalahkan lifter Thailand Weeraphon Wichuma yang mencatat total 365 kilogram.

Prestasi tersebut membuat Rahmat tidak hanya membawa pulang medali emas, tetapi juga menambah daftar rekor dunia yang tercipta sepanjang Asian Games 2026.

Desak Made cetak rekor Asia

Atlet Indonesia lainnya yang mencatat rekor adalah Desak Made Rita Kusuma Dewi dari cabang panjat tebing.

Desak Made meraih medali emas nomor speed putri setelah mencatat waktu 6,062 detik pada babak final di Nagoya. Catatan tersebut memecahkan rekor Asian Games sebelumnya yang juga dibuat olehnya, yakni 6,07 detik.

Catatan 6,062 detik tersebut juga menjadi rekor Asia. Desak Made mengalahkan wakil China Deng Lijuan yang mencatat waktu 6,064 detik dalam perebutan medali emas.

Dengan demikian, Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tidak hanya menjadi ajang perebutan medali bagi para atlet Asia, tetapi juga panggung lahirnya ratusan catatan rekor baru di tingkat dunia, Asia, dan Asian Games.