Demo Polisi Berlangsung di Tengah Gelombang Aksi Nasional
Aksi polisi berlangsung bersamaan dengan mobilisasi pekerja di berbagai sektor Prancis pada 15 September 2026.
Serikat pekerja dari berbagai sektor menggelar aksi terkait persoalan upah dan meningkatnya biaya hidup. Pekerja sektor energi, termasuk karyawan EDF, juga mengikuti aksi tersebut. Reuters melaporkan sekitar 59 persen pekerja EDF atau sekitar 38.000 orang ikut dalam aksi, yang berdampak pada operasional sejumlah fasilitas energi.
Aksi tersebut berlangsung ketika pemerintah Prancis menghadapi tekanan terkait kondisi anggaran negara. Para serikat pekerja khawatir kebijakan penghematan anggaran dapat semakin membebani pekerja, termasuk mereka yang bekerja di sektor pelayanan publik.
Bagi kepolisian, tuntutan kenaikan gaji dan perbaikan kondisi kerja juga berkaitan dengan kebutuhan untuk mendapatkan sumber daya yang memadai dalam menjalankan tugas.
Tuntutan Polisi Mencakup Komitmen Protokol 2022
Selain persoalan upah, demonstrasi Alliance Police Nationale juga membawa tuntutan agar pemerintah menghormati komitmen yang telah dibuat melalui protokol 2022.
Tuntutan tersebut mencakup persoalan gaji, sumber daya, kondisi kerja, serta pengakuan terhadap komitmen yang sebelumnya telah disepakati.
Aksi di Paris menunjukkan bahwa persoalan kesejahteraan aparat kepolisian menjadi bagian dari tekanan yang lebih luas terhadap pemerintah Prancis di tengah meningkatnya tuntutan pekerja terkait pendapatan dan kondisi kerja.
Dengan berlangsungnya demonstrasi dari berbagai sektor secara bersamaan, pemerintah Prancis menghadapi tekanan untuk merespons tuntutan pekerja tanpa memperburuk persoalan anggaran yang sedang dihadapi.

