Pengembangan Sapi Perah untuk Produksi Susu

Selain ayam dan telur, pemerintah memasukkan pengembangan sapi perah dan produksi susu dalam ekosistem peternakan tersebut.

Menurut Amran, peningkatan ketersediaan susu menjadi bagian penting dalam pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, terutama anak-anak.

Amran juga menekankan bahwa pengembangan ayam, telur, dan susu tidak hanya berkaitan dengan peningkatan produksi pangan, tetapi juga investasi jangka panjang terhadap kualitas sumber daya manusia.

“Kenapa? Minum susu, telur, ayam dan seterusnya. Itu mimpi Bapak Presiden. Generasi kita adalah generasi cerdas nanti ke depan, sehingga mencapai Indonesia Emas,” ujar Amran.

Di Sulawesi Selatan, salah satu kawasan pengembangan peternakan tersebut berada di Bone dengan luas sekitar 150 hektare. Kawasan itu diharapkan menjadi bagian dari penguatan rantai pasok peternakan sekaligus membuka aktivitas ekonomi baru di wilayah sekitarnya.

Pemerintah menargetkan pembangunan ekosistem peternakan dilakukan secara terintegrasi sehingga manfaatnya tidak berhenti pada produksi. Rantai pasok bahan baku, industri pengolahan, distribusi, hingga penyerapan produk peternakan juga menjadi bagian dari pengembangan kawasan tersebut.