JAMBI — Di tengah kemarau yang kian terasa, ratusan warga bersama jajaran pemerintah, TNI-Polri dan Forkopimda Provinsi Jambi menengadahkan tangan memohon turunnya hujan.

Sholat Istisqa digelar di Lapangan Garuda, halaman Gubernur Jambi, Rabu (2/9/2026). Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin turut mengikuti ibadah tersebut bersama Gubernur Jambi, jajaran TNI-Polri, Forkopimda dan masyarakat.

Sholat Istisqa dipimpin KH Zainul Arifin, Pimpinan Pondok Pesantren Darul Arifin Jambi.

Ratusan jamaah mengikuti rangkaian ibadah dengan khusyuk. Di tengah kondisi kemarau dan kekeringan, doa dipanjatkan agar hujan segera turun dan kondisi lingkungan kembali normal.

Kemarau tak hanya berdampak pada ketersediaan air, tetapi juga meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Karena itu, selain doa, kewaspadaan dan penanganan di lapangan tetap menjadi perhatian bersama.

Kehadiran Danrem 042/Gapu menjadi bagian dari komitmen TNI untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah, Polri dan masyarakat menghadapi dampak kemarau.

Sholat Istisqa sekaligus menjadi momentum memperkuat kepedulian terhadap lingkungan. Masyarakat diingatkan untuk menjaga sumber air, mengantisipasi kekeringan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla.

Dari Lapangan Garuda Gubernur Jambi, ikhtiar itu dipanjatkan bersama. Di tengah teriknya kemarau, doa menjadi bagian dari harapan agar hujan segera turun, kekeringan berakhir dan Jambi terhindar dari bencana.