JAMBI – Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) Jambi menegaskan bahwa setiap turnamen padel di Jambi wajib mengikuti regulasi organisasi dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Penegasan tersebut disampaikan di tengah pesatnya perkembangan olahraga padel di Jambi, yang ditandai dengan bertambahnya komunitas, lapangan, serta tingginya minat penyelenggaraan berbagai kompetisi.

Ketua PBPI Provinsi Jambi, Ramos Hutabarat, S.H., mengatakan, setiap penyelenggara turnamen padel Jambi diharapkan lebih dahulu berkoordinasi dan mengajukan rekomendasi kepada PBPI Provinsi Jambi. Langkah tersebut bertujuan memastikan seluruh kompetisi berlangsung sesuai standar teknis, administrasi, keselamatan, serta berada dalam pembinaan induk organisasi cabang olahraga padel di Indonesia, Kamis (6/8/26). 

Menurut Ramos, koordinasi dengan PBPI bukan sekadar memenuhi administrasi, tetapi menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas penyelenggaraan turnamen agar profesional, tertib, aman, dan memberikan kepastian bagi atlet, penyelenggara, maupun penonton.

Regulasi Turnamen Padel Jambi Mengacu pada Undang-Undang Keolahragaan

PBPI Jambi mengingatkan bahwa penyelenggaraan turnamen padel maupun kejuaraan olahraga lainnya telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan.

Dalam regulasi tersebut ditegaskan bahwa setiap kejuaraan olahraga wajib memenuhi persyaratan teknis, kesehatan, keselamatan, keamanan, ketertiban umum, serta memperhatikan kepentingan publik. Sementara itu, untuk kejuaraan yang menghadirkan penonton secara langsung, penyelenggara juga diwajibkan memperoleh rekomendasi dari induk organisasi cabang olahraga sesuai ketentuan yang berlaku.

Ramos menjelaskan, koordinasi dengan PBPI Jambi akan memudahkan penyelenggara dalam berbagai aspek, mulai dari penyesuaian regulasi pertandingan, penugasan perangkat pertandingan, hingga koordinasi dengan instansi terkait apabila diperlukan.

“Melalui koordinasi yang baik, kualitas turnamen akan meningkat. Atlet memperoleh kepastian aturan, hasil pertandingan dapat terdokumentasi dengan baik, dan penyelenggara juga memiliki kepastian administrasi. Pada akhirnya, hal ini akan mendorong pembinaan atlet padel di Jambi menjadi lebih terarah,” ujarnya.

PBPI Jambi Buka Kolaborasi untuk Pengembangan Olahraga Padel di Jambi

Selain mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi, PBPI Jambi juga membuka ruang kolaborasi bagi seluruh pihak yang ingin mengembangkan olahraga padel di Jambi.

Ramos menegaskan, PBPI hadir bukan untuk mempersulit penyelenggara turnamen padel, melainkan menjadi mitra dalam mewujudkan kompetisi yang profesional, aman, tertib, dan berkelanjutan.

Menurutnya, dukungan terbuka diberikan kepada komunitas, pengelola lapangan padel, sponsor, pelaku usaha, maupun pihak swasta yang memiliki komitmen memajukan olahraga padel di Provinsi Jambi.

“PBPI Provinsi Jambi siap mendukung siapa pun yang memiliki semangat mengembangkan olahraga padel di Jambi. Kami ingin semakin banyak turnamen lahir, semakin banyak atlet bertanding, dan semakin besar minat masyarakat terhadap padel. Namun, seluruh kegiatan harus berjalan sesuai aturan sehingga memberikan perlindungan kepada atlet, penyelenggara, maupun penonton,” katanya.

Ia menambahkan, setiap turnamen padel di Jambi tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga harus menjadi sarana pembinaan atlet, mempererat silaturahmi antarkomunitas, sekaligus memperkenalkan olahraga padel kepada masyarakat yang lebih luas.

“PBPI Provinsi Jambi membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya. Mari kita jadikan setiap turnamen sebagai momentum pembinaan atlet, mempererat silaturahmi antarkomunitas, sekaligus memperkenalkan olahraga padel kepada masyarakat yang lebih luas. Semakin banyak kegiatan yang berkualitas, semakin cepat pula prestasi padel Jambi berkembang di tingkat nasional,” tutup Ramos.

PBPI Jambi berharap seluruh penyelenggara turnamen padel di Jambi menjadikan koordinasi dengan induk organisasi sebagai bagian dari komitmen membangun ekosistem olahraga padel yang profesional, tertib, berorientasi pada prestasi, serta mampu berkembang secara berkelanjutan di Provinsi Jambi. (Garuda Sirait/Tim)