Misteri Hampir 90 Tahun
Fenomena vacuum birefringence telah diprediksi sejak dekade 1930-an. Namun, para ilmuwan hingga kini belum mendapatkan deteksi yang benar-benar definitif.
Karena itu, tim masih membutuhkan pengamatan tambahan dan simulasi komputer yang lebih maju untuk memastikan sinyal tersebut memang berasal dari vacuum birefringence, bukan proses fisika lain di sekitar magnetar.
Jika interpretasi tersebut terkonfirmasi, temuan ini dapat membantu fisikawan menguji bagaimana teori kuantum bekerja dalam kondisi paling ekstrem di alam semesta.
“Dengan data masa depan dan simulasi terbaru kami, mungkin akhirnya kami dapat menyelesaikan pencarian yang dimulai Heisenberg hampir 90 tahun lalu,” ujar Lower.

