Pertamina Dorong Hilirisasi Riset dan Teknologi

Corporate Secretary PT Pertamina (Persero) Arya Dwi Paramita mengatakan Festival DEB 2026 menjadi wadah untuk mempertemukan kebutuhan masyarakat dengan inovasi yang dikembangkan perguruan tinggi, pemerintah, maupun para inovator.

Dalam festival tersebut, Pertamina menandatangani komitmen pengembangan 53 lokasi DEB. Pengembangan dilakukan melalui kolaborasi teknologi tepat guna, kerja sama dengan kementerian dan universitas, serta kolaborasi bersama inovator Pertamuda.

Festival juga diisi dengan penyerahan sertifikat kompetensi Energi Baru Terbarukan kepada para Local Hero serta dukungan alat pelindung diri.

“Melalui pengembangan DEB, Pertamina tidak hanya mendorong pemanfaatan energi terbarukan di tingkat desa, tetapi juga membangun ekosistem yang menghubungkan teknologi, kapasitas masyarakat, dan aktivitas ekonomi. Pendekatan tersebut diharapkan membuat energi terbarukan tidak berhenti sebagai fasilitas, melainkan menjadi penggerak produktivitas dan kemandirian ekonomi masyarakat desa,” ujar Arya.

Arya menuturkan kolaborasi dengan perguruan tinggi juga diperlukan untuk menjembatani hasil riset dengan kebutuhan nyata masyarakat. Teknologi yang telah teruji dapat dikembangkan menjadi solusi tepat guna dan direplikasi dengan menyesuaikan karakteristik serta potensi setiap desa.

Pengembangan DEB menjadi bagian dari upaya Pertamina memperluas manfaat energi terbarukan sekaligus mendorong pertumbuhan kegiatan ekonomi berbasis potensi lokal.

Festival DEB Pertamina 2026 turut dihadiri Komisaris PT Pertamina (Persero) Nanik S. Deyang, Direktur Keuangan Pertamina Mega Satria, Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis Pertamina Agung Wicaksono, serta jajaran Pertamina Group dan mitra program.

Program Desa Energi Berdikari merupakan bagian dari pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina. Program ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), penerapan prinsip Environmental, Social and Governance (ESG), serta aspirasi Net Zero Emission 2060 melalui pemberdayaan masyarakat dan pengembangan energi terbarukan di tingkat desa.