8. Sindrom Raynaud
Sindrom Raynaud terjadi ketika pembuluh darah bereaksi secara berlebihan terhadap suhu dingin atau stres.
Pembuluh darah pada jari tangan dan kaki dapat menyempit secara drastis sehingga aliran darah berkurang. Akibatnya, bagian tubuh tersebut dapat terasa dingin dan mengalami perubahan warna.
9. Neuropati perifer
Neuropati perifer merupakan kondisi ketika saraf di luar otak dan sumsum tulang belakang mengalami kerusakan.
Diabetes merupakan salah satu kondisi yang dapat menyebabkan neuropati perifer. Kerusakan saraf dapat mengganggu komunikasi antara otak dan tubuh sehingga sensasi suhu pada kaki menjadi tidak normal.
Selain diabetes, neuropati perifer dapat dipicu oleh infeksi, kekurangan vitamin, paparan racun, atau penyakit ginjal.
10. Penyakit arteri perifer
Penyakit arteri perifer terjadi ketika plak menumpuk di dinding arteri sehingga memperlambat aliran darah menuju kaki.
Kondisi ini lebih sering dialami orang berusia di atas 50 tahun, perokok, atau penderita diabetes.
Gangguan aliran darah akibat penyakit arteri perifer dapat membuat kaki terasa dingin. Kondisi tersebut perlu diperhatikan terutama jika disertai keluhan lain.
Kapan kaki dingin perlu diperiksa?
Kaki dingin tidak selalu berarti seseorang mengalami penyakit tertentu. Namun, kondisi yang terjadi terus-menerus perlu mendapat perhatian, terutama jika disertai nyeri, mati rasa atau kebas, serta perubahan warna kulit.
Berbagai penyebab dapat menghasilkan keluhan yang serupa. Karena itu, pemeriksaan dokter diperlukan untuk mengetahui penyebab yang sebenarnya dan menentukan penanganan yang sesuai.

