AI Dinilai Tidak Menggantikan Aktor Manusia

Debut Tilly Norwood menambah daftar kontroversi penggunaan AI di industri perfilman Hollywood yang terus menjadi perdebatan dalam beberapa waktu terakhir.

Meski demikian, van der Velden sebelumnya menyatakan publik akan lebih sering melihat Tilly Norwood sepanjang 2026. Dalam wawancara dengan The Hollywood Reporter, ia juga menjelaskan konsep Tillyverse, dunia digital tempat karakter tersebut berkembang.

Menurutnya, kehadiran AI tidak berarti menggantikan aktor manusia.

“Kita tetap akan ingin menonton Scarlett Johansson dan Ryan Reynolds. Kita juga tetap ingin menyaksikan aktor-aktor lain di berbagai tingkat. Saya rasa, alih-alih aktor AI menggantikan peran dalam film dan televisi konvensional, yang mungkin terjadi justru para aktor nyata akan tertarik bermain di genre AI,” kata van der Velden.

Ia juga menyebut teknologi AI memungkinkan pembuatan versi digital (digital twin) para aktor sehingga mereka dapat tampil dalam genre yang berbeda.

“Kami bahkan bisa membuat versi digital (digital twin) mereka sehingga mereka juga dapat tampil dalam genre AI dan memperoleh penghasilan dari genre yang berbeda,” ungkapnya.

Van der Velden menegaskan karakter AI tetap memerlukan arahan manusia, sebagaimana proses penyutradaraan karakter animasi.

“Saya mencintai seni, tetapi saya juga ingin mempersiapkan orang-orang bahwa teknologi ini pada akhirnya akan mampu mencapai kualitas tersebut jika diarahkan dengan baik. Dan kami sudah membuktikannya.”

“Karakter-karakter yang sepenuhnya dihasilkan komputer dapat disutradarai dengan cara tertentu, sama seperti dalam film animasi Anda bisa menyutradarai Elsa di Frozen.”