Jakarta — Tilly Norwood, karakter visual berbasis kecerdasan buatan (AI) generatif, akan menjalani debut sebagai tokoh utama dalam film layar lebar berjudul Misaligned. Kehadirannya disebut menjadi debut aktor AI dalam sejarah film layar lebar.

Kemunculan Tilly Norwood kembali memicu perdebatan mengenai penggunaan kecerdasan buatan di industri perfilman. Teknologi AI telah menjadi isu sensitif di Hollywood, bahkan mendorong sejumlah pelaku industri menyampaikan penolakan terhadap penggunaan AI dalam produksi film.

Tilly Norwood dikembangkan oleh Particle 6, perusahaan teknologi AI sekaligus studio produksi kreatif yang berbasis di London, Inggris. Karakter tersebut digambarkan sebagai seorang perempuan dengan bentuk tubuh ideal dan wajah yang tegas.

Dikembangkan oleh Tim Berisi Lebih dari 30 Orang

CEO Particle 6, Eline van der Velden, mengungkapkan proses pengembangan Tilly Norwood melibatkan peningkatan kemampuan tim internal yang beranggotakan lebih dari 30 orang.

Sementara itu, Misaligned disebut sebagai produksi hibrida yang mempertemukan pembuat film dengan para spesialis AI untuk mengembangkan teknologi kecerdasan buatan dalam proses produksi.

“Pekerjaan kami tahun ini membuktikan sesuatu yang selama ini kami yakini,” ujar van der Velden seperti diberitakan The Hollywood Reporter pada Senin (6/7).

Van der Velden menilai kecerdasan buatan bukan ancaman bagi industri perfilman, melainkan alat yang dapat membantu menghasilkan film naratif berkualitas apabila dipadukan dengan keahlian manusia.

“AI dapat mendukung pembuatan film naratif berkualitas tinggi, tetapi hanya jika didukung oleh keterampilan, keahlian, pertimbangan, dan waktu yang signifikan dari manusia. Itu bukanlah keterbatasan teknologi, melainkan inti dari semuanya,” kata van der Velden.

Ia menambahkan bahwa para pembuat film yang mampu menggabungkan pengalaman bercerita dengan teknologi baru akan menjadi pihak yang berkembang di masa depan.

“Para pembuat film yang akan berhasil dalam satu dekade ke depan adalah mereka yang mampu membawa naluri bercerita yang telah terasah selama puluhan tahun ke dalam penggunaan alat-alat baru ini. Dan Misaligned adalah proyek tempat kami mewujudkan hal tersebut dalam skala film layar lebar.”