AHY: El Nino Bisa Terus Meningkat

Meski kondisi sumber daya air masih mencukupi, AHY mengingatkan bahwa pemerintah tidak boleh lengah karena intensitas El Nino berpotensi meningkat.

“Tetapi kita tidak boleh lengah karena El Nino juga bisa terus meningkat derajatnya,” katanya.

Ia menilai antisipasi harus dilakukan sejak dini, mengingat fenomena El Nino yang bersamaan dengan musim kemarau berpotensi memicu berbagai persoalan, mulai dari berkurangnya ketersediaan air hingga meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Pemerintah Siapkan Satgas dan Operasi Modifikasi Cuaca

AHY mengatakan pemerintah juga telah menyiapkan satuan tugas (Satgas) untuk menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan, terutama di wilayah yang selama ini rawan muncul titik api.

Beberapa daerah yang menjadi perhatian antara lain Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan, baik di kawasan gambut maupun non-gambut.

Untuk mengurangi risiko tersebut, pemerintah akan mengoptimalkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

“Saya ulangi, melalui Operasi Modifikasi Cuaca dengan metodologi yang diharapkan bisa segera memadamkan titik-titik api. Termasuk Operasi Modifikasi Cuaca untuk memastikan debit air di bendungan dan waduk, termasuk danau kita juga dalam status yang aman,” ujar AHY.