Langkah pertama adalah “What”, yaitu mengidentifikasi masalah yang ingin diselesaikan melalui penerapan AI.
Kedua adalah “When”, yakni menentukan waktu yang tepat untuk mengadopsi teknologi tersebut, termasuk memastikan kesiapan organisasi dan kemampuan pembiayaan.
Ketiga adalah “Who”, yaitu menentukan pihak atau sumber daya manusia yang memahami kebutuhan bisnis dan dapat mengelola implementasi AI secara efektif.
Terakhir adalah “Humans in the Loop”, yaitu memastikan keterlibatan manusia tetap terjaga dalam proses kerja meskipun perusahaan mulai memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan.
Stella menilai aspek sumber daya manusia tidak boleh diabaikan karena tetap menjadi bagian penting dalam pengambilan keputusan dan pengawasan sistem berbasis AI.
“Yang penting, setelah maintain human in the loop, jangan dipecat kalau bisa 1-3 (what, when, dan who). Mereka tetap memerlukannya,” jelas Stella.

