Situasi tersebut dinilai dapat menyulitkan upaya pelacakan kontak dan isolasi terhadap individu yang terinfeksi.
Tingkat Kematian Capai 30 hingga 50 Persen
WHO menyebut tingkat kematian pada pasien yang telah terkonfirmasi terinfeksi Ebola strain Bundibugyo berada di kisaran 30 persen hingga 50 persen.
Anais Legand dari Tim Patogen Ancaman Tinggi yang berada di bawah Program Kedaruratan Kesehatan WHO mengatakan angka tersebut menunjukkan tingkat fatalitas yang tinggi.
“Ini sangat besar. Artinya, hingga lima dari 10 orang kemungkinan akan meninggal,” kata Legand.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa data tersebut masih bersifat sementara dan memerlukan penyelidikan lebih lanjut.
WHO juga menyampaikan bahwa kapasitas pengujian terus ditingkatkan untuk mempercepat proses identifikasi kasus. Organisasi tersebut berharap sebagian besar sampel yang masih menunggu hasil pemeriksaan dapat diproses dalam beberapa hari ke depan.
Legand memperkirakan jumlah kasus suspek kemungkinan masih akan bertambah seiring meningkatnya pengawasan dan pemeriksaan. Namun, menurutnya, hal tersebut justru menunjukkan bahwa sistem pemantauan berjalan dengan baik.
“Mengenai apakah puncaknya telah berlalu, penyelidikan masih berlangsung. Saya rasa kita belum bisa mengatakan itu pada tahap ini,” ujarnya.

