JAMBI – Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, mengusulkan agar aktivitas dan prestasi dalam Gerakan Pramuka mendapat porsi lebih besar dalam sistem penerimaan murid baru melalui jalur prestasi.
Usulan tersebut disampaikan langsung kepada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., saat mengikuti retreat Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) yang digelar di Magelang.
Selain menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried juga merupakan Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Jambi.
Dalam pertemuan tersebut, ia berharap Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dapat merumuskan petunjuk teknis yang memberikan ruang lebih besar bagi prestasi kepramukaan dalam penerimaan murid baru.
“Kami berharap kedepannya melalui Kemendikdasmen, dapat dirumuskan dalam juknis bahwa Pramuka ini dapat digunakan untuk mempermudah anak-anak sekolah menggunakan jalur prestasinya pak. Jadi, bobot nilainya berdasarkan keaktifan dan prestasi yang ada di Pramuka,” kata Kemas Faried.
Menurutnya, selama ini prestasi yang diraih siswa melalui kegiatan Pramuka belum memperoleh perhatian yang optimal ketika melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
“Selama ini Pramuka belum mendapatkan peran, kami hanya bicara terkait dengan Jambore nasional,” ujarnya.
Kemas Faried berharap kegiatan ekstrakurikuler Pramuka dapat menjadi salah satu indikator yang diperhitungkan dalam proses penerimaan murid baru di sekolah.
“Ya, kami berharap dengan kebijakan ini dapat mengurai masalah penerimaan siswa masuk sekolah di setiap daerah. Bukan Kota Jambi saja, tetapi se-Indonesia,” pungkasnya.
Mendikdasmen: Pramuka Sudah Masuk Jalur Prestasi Non Akademik
Menanggapi usulan tersebut, Mendikdasmen Abdul Mu’ti menjelaskan bahwa aktivitas Pramuka selama ini telah masuk dalam kategori jalur prestasi non akademik yang menjadi bagian dari penilaian penerimaan murid baru.
Keterangan itu disampaikan kembali oleh Kemas Faried usai pertemuan dengan Mendikdasmen.
“Jalur non akademik ada tiga, pertama adalah prestasi olahraga, prestasi seni, dan kepemimpinan sekolah yang mengikuti OSIS, Pramuka, dan lain-lain. Sehingga keaktifan mereka di Pramuka itu menjadi aspek dalam penerimaan murid baru jalur akademik,” kata Faried menjelaskan keterangan Mendikdasmen.
Untuk diketahui, retreat Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) yang diikuti para Ketua DPRD se-Indonesia diselenggarakan oleh Lemhannas RI pada 15 hingga 19 April 2026 di Akademi Militer Magelang.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dan turut dihadiri sejumlah menteri Kabinet Merah Putih.

