Pendekatan Baru Pendidikan di Denmark

Sebagai respons terhadap fenomena ini, pemerintah Denmark mulai menerapkan kebijakan baru di dunia pendidikan. Sejak tahun ajaran 2025/2026, siswa diminta menyerahkan perangkat seperti ponsel, tablet, dan laptop sebelum kegiatan belajar dimulai.

Penggunaan teknologi digital sebagai alat bantu ajar juga dihentikan. Sekolah kembali mengandalkan metode konvensional, seperti buku teks fisik, lembar kerja, dan tugas menulis.

Kebijakan ini tidak hanya berlaku di dalam kelas, tetapi juga pada kegiatan ekstrakurikuler yang membatasi penggunaan perangkat digital. Bahkan, terdapat Hari Tanpa Ponsel nasional yang mendorong masyarakat untuk tidak menggunakan gawai selama satu hari.

Hasilnya, produktivitas dan performa siswa dilaporkan meningkat. Selain itu, kepercayaan diri mereka juga mengalami perbaikan, mengingat penggunaan gawai berlebih sebelumnya dikaitkan dengan rendahnya rasa percaya diri serta penurunan kesehatan mental.